Informasi BKPP

BKPP Dorong Lhok Pusong Menjadi Model Sentra Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat di Pidie Jaya

2026-09-06 18:44:25
BKPP Dorong Lhok Pusong Menjadi Model Sentra Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat di Pidie Jaya

Pidie Jaya, 26 April 2026 — Yayasan Bina Karya Prima Persada (BKPP) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui program pembinaan desa berbasis potensi lokal.

Salah satu langkah yang tengah dikembangkan adalah menjadikan Gampong Lhok Pusong, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, sebagai kawasan binaan yang diarahkan untuk menjadi salah satu model pengembangan sentra ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Inisiatif tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Sinergi antara pemerintah daerah dan Yayasan BKPP diharapkan dapat menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Ketua Umum Yayasan BKPP, Muhammad Ridha, mengatakan bahwa program pembinaan Gampong Lhok Pusong merupakan bagian dari upaya yayasan untuk menghadirkan program pemberdayaan yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin pembinaan desa tidak berhenti pada kegiatan sesaat. Lhok Pusong diharapkan dapat berkembang menjadi sebuah model pengelolaan potensi desa yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Ridha.

Menurutnya, sektor pangan memiliki posisi strategis dalam membangun kemandirian masyarakat. Karena itu, pengembangan kawasan Lhok Pusong dirancang dengan pendekatan yang terintegrasi antara pertanian, peternakan, pengolahan hasil produksi, peningkatan kapasitas masyarakat, serta pengembangan usaha ekonomi produktif.

Program tersebut juga diarahkan menjadi pilot project dalam pengelolaan lahan secara efektif dan produktif. Dengan pendekatan tersebut, lahan yang tersedia diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat.

Membangun dari Potensi Desa

BKPP memandang bahwa pembangunan desa harus bertumpu pada potensi yang dimiliki masyarakat dan lingkungan setempat. Karena itu, pengembangan Lhok Pusong tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga pada penciptaan ekosistem ekonomi desa.

Ke depan, kawasan tersebut dapat dikembangkan melalui sejumlah sektor strategis, antara lain pengembangan peternakan sapi, pertanian tanaman pangan dan hortikultura, pengolahan pakan ternak, pengolahan hasil pertanian dan peternakan, serta berbagai kegiatan ekonomi produktif lainnya.

Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan keterhubungan dari sektor produksi hingga pengolahan dan pemasaran, sehingga nilai tambah ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain itu, BKPP juga menempatkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian penting dari program pembinaan. Masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi dapat tumbuh menjadi pelaku utama dalam pengembangan ekonomi desa.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Dalam pelaksanaannya, BKPP menyadari bahwa pengembangan kawasan berbasis ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyambut baik inisiatif tersebut dan melihat program pembinaan Lhok Pusong sebagai peluang untuk memperkuat kapasitas masyarakat di sektor pertanian, peternakan, dan ekonomi desa.

Sinergi antara pemerintah, yayasan, aparatur gampong, kelompok masyarakat, serta pelaku usaha menjadi salah satu kunci agar program dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat jangka panjang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Pidie Jaya, Saiful Rasyid, sebelumnya menyampaikan bahwa penetapan Lhok Pusong sebagai desa binaan diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas masyarakat, termasuk melalui transfer pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian dan peternakan.

Sementara itu, jajaran teknis Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif Yayasan BKPP dalam mendukung agenda ketahanan pangan daerah.

Dari Lhok Pusong untuk Pidie Jaya dan Aceh

Bagi Yayasan BKPP, pembinaan Gampong Lhok Pusong bukan sekadar sebuah program di satu wilayah. Program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun model pemberdayaan desa yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Melalui pengelolaan potensi desa yang terencana, peningkatan kapasitas masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor, BKPP berharap Lhok Pusong dapat tumbuh menjadi kawasan yang produktif sekaligus memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Harapan kami, apa yang kita mulai di Lhok Pusong ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan menjadi contoh bahwa desa memiliki potensi besar untuk membangun kemandiriannya sendiri,” kata Muhammad Ridha.

Yayasan BKPP berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan desa yang produktif, mandiri, berdaya saing, dan memiliki ketahanan ekonomi.

Lhok Pusong menjadi salah satu langkah awal dari ikhtiar tersebut.

Link berita terkait: https://www.acehonline.co/news/pemkab-pidie-jaya-gandeng-bkpp-lhok-pusong-disiapkan-jadi-sentra-pangan/index.html

Hello Hook! Plugin ini berhasil disisipkan setelah konten artikel. (Artikel: BKPP Dorong Lhok Pusong Menjadi Model Sentra Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat di Pidie Jaya)
👁 Dibaca 52 kali
```